
Liburan sendirian sering dianggap identik dengan rasa bosan, bingung, atau bahkan menyeramkan. Padahal, solo traveling justru bisa menjadi kesempatan untuk menikmati suasana tanpa harus menyesuaikan itinerary dengan orang lain. Apalagi jika destinasi yang dipilih bukan tempat wisata yang penuh pengunjung, melainkan spot yang relatif tenang dengan pemandangan menarik.
Memilih destinasi yang tidak terlalu padat juga sejalan dengan prinsip sustainable tourism di Indonesia, yang tidak hanya memperhatikan pengalaman wisatawan, tetapi juga kelestarian lingkungan serta dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Tren perjalanan domestik sendiri menunjukkan bahwa aktivitas wisata di Indonesia masih sangat besar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisatawan nusantara mencapai 105,98 juta perjalanan pada Desember 2025, meningkat 4,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Artinya, mencari destinasi yang lebih tenang bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan tanpa suasana terlalu ramai.
Rekomendasi Spot Sepi Tapi Estetik untuk Liburan Sendirian
Liburan sendirian itu bisa jadi momen menyenangkan loh. Terutama bagi kamu yang memang suka traveling sendirian. Lantas, ke mana saja bisa pergi sendirian? Berikut beberapa rekomendasinya.
-
Pantai Surumanis, Kebumen

Kalau membayangkan solo trip ke pantai, Pantai Surumanis di Kebumen bisa masuk daftar liburan kamu. Pantai ini berada di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Menurut laman resmi Pariwisata Jawa Tengah, Surumanis masih relatif jarang diketahui sehingga suasananya tetap alami dan jauh dari keramaian.
Daya tariknya bukan hanya pasir pantai, tetapi juga kombinasi tebing dan bebatuan karang di sepanjang garis pantai. Ombaknya yang relatif tenang membuat suasananya cocok untuk duduk santai, membaca buku, atau sekadar menikmati pemandangan.
Untuk solo traveler, spot seperti ini punya keuntungan tersendiri: Anda tidak perlu sibuk mencari aktivitas. Menikmati pemandangan saja sudah bisa menjadi agenda liburan.
-
Pantai Menganti, Kebumen

Masih di Kebumen, ada Pantai Menganti yang menawarkan kombinasi pasir putih, tebing karst, dan perbukitan hijau. Destinasi ini berada di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah.
Salah satu daya tariknya adalah menikmati panorama laut dari area perbukitan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mencatat adanya sejumlah spot seperti gazebo dan area pandang yang memungkinkan wisatawan menikmati laut dari ketinggian.
Bagi solo traveler yang gemar fotografi, lanskap seperti ini cukup menguntungkan karena satu lokasi bisa menghasilkan beberapa jenis foto: panorama laut, bukit, hingga siluet saat matahari terbenam. Jika datang tanpa kendaraan pribadi, kamu juga bisa mempertimbangkan sewa mobil agar lebih fleksibel mengatur waktu perjalanan, terutama karena akses menuju Pantai Menganti melalui jalan yang menanjak, menurun, dan berliku.
Namun, perjalanan menuju Pantai Menganti memiliki jalan yang menanjak, menurun, dan berliku. Karena itu, jika bepergian sendirian, sebaiknya datang saat kondisi terang dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
-
Telaga Madirda, Karanganyar

Tidak semua liburan sendirian harus berakhir di pantai. Jika kamu lebih menyukai udara sejuk dan lanskap air yang tenang, Telaga Madirda di Karanganyar bisa menjadi alternatif.
Telaga alami ini memiliki fasilitas seperti gazebo, area camping, spot swafoto, tempat parkir, dan warung makanan. Informasi resmi Pariwisata Jawa Tengah menyebutkan bahwa area wisatanya buka setiap hari, sedangkan camping ground dapat diakses selama 24 jam.
Kehadiran fasilitas tersebut membuat Telaga Madirda relatif lebih praktis bagi solo traveler yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus benar-benar pergi ke lokasi yang minim fasilitas.
-
Telaga Merdada, Dieng

Ingin suasana yang lebih dramatis? Telaga Merdada di kawasan Dieng dapat menjadi pilihan. Lokasinya berada sekitar 5 kilometer dari Dataran Tinggi Dieng dan memiliki luas sekitar 25 hektare, dengan perbukitan yang mengelilingi telaga.
Lanskap berupa permukaan telaga, perbukitan, dan area pertanian di sekitarnya membuat tempat ini menarik untuk wisatawan yang mengejar foto bernuansa alam. Bahkan, pengunjung dapat menikmati telaga menggunakan perahu.
Suasana yang relatif jauh dari hiruk-pikuk kota juga membuat tempat seperti ini cocok untuk solo traveler yang ingin memperlambat ritme perjalanan.
Jangan Salah Kaprah: Sepi Bukan Berarti Tanpa Risiko
Meski mencari tempat sepi terdengar menarik, solo traveler tetap perlu membedakan antara tenang dan terisolasi. Destinasi dengan akses sulit, minim sinyal, atau fasilitas terbatas membutuhkan persiapan lebih matang.
Sebelum berangkat, cek akses jalan, jam operasional, kondisi cuaca, dan fasilitas di sekitar destinasi. Bagikan itinerary kepada orang terdekat dan hindari mengeksplorasi area yang tidak dikenal sendirian.
Jadi, liburan sendirian sebenarnya tidak seseram yang dibayangkan. Kuncinya bukan mencari tempat yang benar-benar kosong, melainkan memilih destinasi yang menawarkan suasana tenang, pemandangan menarik, serta akses dan fasilitas yang masih cukup aman untuk dikunjungi seorang diri.
Hayo siapa yang sudah sering liburan sendirian? Ada risikonya gak?
**
